Bagaimana Meraih beasiswa di Luar Negeri?

November 5th, 2007 by hafidztio

Bagaimana Meraih beasiswa di Luar Negeri?

Sekolah di luar negeri bagi sebagian orang yang mampu mungkin bukan sebuah angan-angan. Namun bagi kebanyakan orang, melanjutkan studi di luar negeri merupakan sebuah mimpi yang harus diwujudkan dengan susah payah. Salah satu cara untuk mewujudkan mimpi tersebut adalah dengan mendapatkan beasiswa untuk sekolah luar negeri.

Banyak beasiswa yang ditawarkan bagi pelajar dari negara-negara berkembang termasuk

Indonesia

dan ada beberapa yang dikhususkan bagi pelajar

Indonesia

. Apa saja yang harus dilakukan untuk meraih beasiswa, berikut beberapa hal yang bisa berguna:

1.      Informasi

Ini hal pertama yang harus dilakukan, cari informasi tentang beasiswa sebanyak mungkin. Anda bisa mencarinya dengan suft/browse di internet, menjadi anggota milis beasiswa (milisbeasiswa@yahoogroups.com), koran, kedutaan besar, bagi dosen atau guru di universitas masing dan kementrian pendidikan nasional, bagi PNS bisa di kantor masing2, Bappenas/Bappeda, Sesneg, dll.

Informasi yang dicari harus lengkap, seperti tata cara pelamaran, persyaratan nilai minimum, bahasa yang digunakan, nilai minimum TOEFl/IELTS, dokumen yang diperlukan seperti Letter of Acceptance, deadline time, syarat-syarat khusus (seperti hanya untuk dosen atau PNS), coverage (full scholarship, partial, atau sandwich) dsb.

2.      Bahasa

Mendapatkan beasiswa bukan sesuatu yang mudah dan didapat dengan cepat. Banyak persiapan yang harus dilakukan, dan salah satu kendala bagi pelajar

Indonesia

adalah faktor bahasa. Kemampuan bahasa asing sangat penting guna kelancaran studi, karena kita akan sekolah di tempat lain dimana bahasa asing digunakan. Kebanyakan program beasiswa dilaksanakan dengan bahasa inggris, sehingga dari kemampuan dasar bahasa inggris dalam

surat

menyurat, hingga ke TOEFL atau IELTS sangatlah penting. Kemahiran bahasa tidak didapat dalam satu atau dua bulan, perlu berbulan bulan guna persiapannya. Untuk nilai TOEFL nilai minimum biasanya adalah 550 dan IELTS 5 (untuk

Australia

).

3.      Pelamaran Beasiswa

Biasanya sebelum melamar, ada beberapa beasiswa yang mensyaratkan hal2 tertentu, berikut beberapa hal yang pernah saya alami:

  1. Beasiswa program Bappenas.

      Hanya PNS dengan minimum telah 2 tahun bekerja yang diperbolehkan mendaftar. Ada beberapa proses seleksi; seleksi berkas dan dokumen, TPA (Tes Potensi Akademik) dan TOEFL, Ada tiga jenis beasiswa yg ditawarkan bappenas:

  1. Luar Negeri

      Anda akan diberi kursus bahasa selama 6 bulan guna persiapan mendapatkan nilai TOEFL yg layak untuk melamar beasiswa luar negeri, spt AUSAID, STUNED, etc.

  1. Double Degree

      Dalam program ini, satu tahun studi di dalam negeri dan satu tahun di luar negeri dan akan juga diberi program persiapan bahasa selama 4 bulan untuk persiapan pelamaran beasiswa ke luar negeri melalui STUNED, Jepang dll.

  1. Dalam Negeri

      Untuk program yang terakhir ini kandidat yang lulus langsung studi di beberapa program di universitas di dalam negeri yang telah ditunjukan oleh bappenas.

  1. STUNED

Program beasiswa ini di kelola oleh NEC (

Netherland

Education

Center

) dan anda bisa mencari infonya di website : www.nec.or.id. Secara umum langkah2 yang harus dilakukan adalah:

a.       Karena NEC mensyaratkan bahwa kita sudah diterima di salah satu universitas di belanda maka carilah informasi program dan universitas yang anda ingin tuju untuk studi, ini anda bisa dapatkan via internet atau datang langsung ke kantor NEC di jakarta.

b.     Lakukan kontak dengan universitas yang anda minati dan pelajari syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi student disana.

c.       Untuk stuned, anda diperbolehkan untuk mendaftar dan mengikuti tes beasiswa meski belum mendapatkan Letter of Acceptance dari universitas. Namun saat anda terpilih menjadi kandidat penerima beasiswa, anda harus bisa menunjukkan surat LOA tsb.

  1. AUSAid.

      Bagi anda yang ingin bersekolah di negeri kangguru, salah satunya bisa melamar ke beasiswa AUSAid. Program beasiswa ini cukup terkenal dan pembukaan beasiswa biasanya diumumkan di koran nasional. Bagi program master, ada 2 jenis program yakni master by research or by course. Program beasiswa yang satu ini tidak mengharuskan kita untuk kontak dan telah diterima di salah satu universitas di Australia. Kita cukup melamar dengan mengisi formulir yang tersedia. Jika ternyata kita memenuhi persyaratan, kita akan dipanggil untuk tes IELTS dan wawancara. Keduanya sangat menentukan.

Untuk IELTS anda bisa belajar dari lembaga2 kursus2. Dalam wawancara ada beberapa pertanyaan yang seingat saya ditanyakan:

  1. Background, pendidikan, pekerjaan saat ini

  2. Program master yang diminati, serta hubungannya dengan pekerjaan saat ini dan pembangunan indonesia ke depan.

Untuk wawancara saya rasa sangat krusial, karena jika IELTS sudah melebihi nilai 5 sudah dinyatakan lulus IELTS, hanya saja nanti saat masa persiapan bahasa akan lebih lama (sekitar 6 bln)

 


  1. VLIR  (Vlaamse Interuniversitaire Raad)

      Beasiswa yang satu ini memang jarang didengar oleh para pencari beasiswa, karena memang tidak ada pengumuman di koran2 dan tidak ada lembaga perwakilannya seperti STUNED di NEC, dll. Namun jumlah penerima beasiswa VLIR dari indonesia jauh lebih sedikit dibandingkan dengan program beasiswa lainnya. Anda bisa mulai dengan memperhatikan informasi selengkapnya di: http://vliruos.be, kemudian pilih program master yang cocok dan sesuai dengan minat anda. Di setiap program, terdapat seorang professor yang merupakan ketua dari selecting committee di universitas. Sebaiknya anda kontak beliau dan juga browse untuk mencari info tentang riset yang sedang dilakukan oleh universitas tsb.

Salah satu alat para pemberi beasiswa utk meng assess kemampuan serta kecocokan seorang kandidat adalah dari motivation statement serta dari riset proposal. Tentunya akan lebih bagus jika background, pekerjaan anda skrg serta riset yang akan anda tekuni sesuai dengan bidang serta riset di universitas yang anda tuju.

4.      Doa dan tawakal.

Selain anda berusaha juga doa baik dari anda sendiri maupun dari orang tua, keluarga dan teman adalah factor yang paling penting. Dan yang paling penting diingat bahwa hasil dari usaha anda adalah hak Allah SWT. Kita hanya diwajibkan untuk berusaha yang terbaik.

my second internship

September 6th, 2007 by hafidztio

Beberapa hari setelah magangku di

Janssen

Pharmaceutical

 

Johnson & Johnson

Research & Development

Center

selesai, minggu lalu aku langsung terjun ke lapangan untuk magang ku
yang kedua. Jika magang pertamaku aku berkutat dengan data dengan semua
fasilitas yang sangat memadai , magangku yg kedua berbeda jauh. Dari perkerjaan KANTORAN aku terjun langsung ke perkerjaan KASAR di farm…sebagai buruh tani…he2… 

Yah memang akhir summer  merupakan waktu panen untuk peer, apel, strawbery dan buah buahan lainnya. JOB DESC ku simple dan mudah, memetik peer…dengan bayaran sekitar 6-7 euro per jam.

   

 Aku
harus berangkat dari rumah jam 6 pagi dan karena farm tidak bisa
dijangkau oleh bis, aku di jemput oleh sang pemilik farm di halte
terdekat..eit jangan salah duga kalo aku di jemput pakai gerobak atau
traktor, BMW (betulan, bukan bemo merah warnanya) merupakan jemputanku
untuk ke ladang he2..hebat memang petani disini.

 

Pekerjaan di mulai jam tujuh pagi ditemani dengan dingin yang menusuk..dan air dingin yang perlahan merembes ke dalam sepatuku

 

Pada
awalnya memang mengasikkan berhadapan dengan pohon peer dengan buah
yang ramai bergelantungan…namun lama kelamaan kelelalahan pun datang

 

Karena kita harus memetik pir dan memasukkannya ke dalam keranjang yang kita gendong, berat keranjang tsb dalam kondisi full  terisi
pir sekitar 12-15 kg. Setelah full kita bawa ke peti yang berjarak
kira2 5-7 meter dan meletakkan hasil petikan kita. Satu buah peti jika
terisi full berbobot sekitar 500 kg. Dalam satu hari dengan pekerja 3-4
org tiap ladang bisa menghasilkan 12-15 peti yang artinya sekitar 6-7
ton sehari dan itu hasil petik dan angka mengankat kita he2..

 

Dalam memetik pir ada teknik sendiri karena ujung batang pir tersebut tidak boleh  tercabut.
Pir di petik harus dalan keadaan prima. Tidak bonyok, terkelupas atau
busuk. Jika kriteria tsb tidak terpenuhi sedikit saja..harus di buang
..mungkin bagi kita kadang masih layak makan he2…Hal tersebut untuk
menjaga kualitas. Karena jika ada satu pir yang kurang bagus akan
mempengaruhi pir yang liannya.

 

Kita bekerja selama 8 jam sehari kadang lebih dengan 30 menit lunch time..

 

Hari
hari pertama sangat berat untung ada ahli pijat pribadi yang aku
datangkan langsung dr indo sehingga kepenatan dan pegal2 bisa sedikit
hilang he2…

 

Si
pemilik farm serta keluarganya pun ikut memetik dengan datang ke ladang
menggunakan mobil2 yang kalau di indonesia sudah dibilang mewah…

   

Hebatnya
sistem disini meski ketika panen pir tiba, harga pir masih tetap
stabil..tak ada perubahan seperti ketika bukan masa panen.
Ini karena sistem penyimpanan mereka yang baik. Berbeda dengan

indonesia

yang ketika panen, spt rambutan

duren

(pengen nih) harga2 turun tajam …aku ingat bbrp tahun lalu ketika panen
bawang di brebes, bawang seperti tiada artinya sehingga oleh para
petani dibuang ..ehm kapan yah

Indonesia

bisa berkembang?

What is the difference between “Multiple” and “ Multivariate”?

September 6th, 2007 by hafidztio

What is the difference between “Multiple” and “ Multivariate”?

As the complexity of data increases, we have many variables
measured. Then some confusion come up about what is Multiple Analysis and  Multivariate analysis?

Some people think they are the same, others mix them up.

Actually they are easy to distinguish.

First we have to know some basics:

Independent variable, is the variable that do not dependent
to other variable. Sometime we refer it as covariates or predictor, and symbolize
by X.

Dependent variable is the variable that dependent to other variable.
Sometimes we call it as response, and symbolize by Y.

 If we have more than one predictors (X) then we deal with a
multiple case.

If there are more than one response (Y) then we have a multivariate
case.

For example:

In univariate case we have simple linear regression:

Y=a+bX

Then multiple linear regressions is:

Y=a+b1X1+b2X2

 For multivariate case we can have models:

Y1=a+bX

Y2=a+bX

 Or

 Y1=a+b1X1+b2X2

Y2=a+b1X1+b2X2

our library is internet

August 3rd, 2007 by hafidztio

These days I am dealing with my thesis….

I need to read many papers. For some journal, who suppose to pay I can access it through J&J network since the already subscribed for those journals. Even I can download a whole book. It can also be done in my university library; we can access and download any journals that we need. After reading I always have some questions and I just mail the authors (professors) asking them what I don’t understand in their paper…the one that amazed me is that if they are not vacation, they will reply you immediately and explain it well. Some authors gave me another paper to read even they send it to home, since they don’t have softcopy of it. Because they reply very fast so if I have other questions I just reply them within seconds…then it just like you are discussing to professor that even you don’t know him/her or where they are.

Yesterday I could not access some papers, since we have to pay for it and I ask the secretary in my department….then this morning she gave me all papers that I need… I was amazed…faster that I though… This is truly research center. All needed papers, stuff for researches are provided …I don’t know whether there is something like this in Indonesia

I am thinking how about in Indonesia. Internet still something expensive, not everybody can access it and even conneted but once a week checking their email.

I remember how difficult students in Indonesia to meet and discuss with their supervisor or professors, since they are busy with projects outside university …yah its due to the minimum salary they got definitely… Access to journal still limited in Indonesia, since it “costly”. No connection between universities library..

In Belgium, you can borrow the book from other university and you will have it within few days..

I hope that education in Indonesia not only become business and be better for indonesia future

Why Solden/Soldes/Sale always comes on the wrong time?

August 2nd, 2007 by hafidztio

In Europe, especially in

Belgium

,
January and July are the time for the shop to throw away their
stuffs….. it start with 20-50% discount at the beginning of the month
then finally up to 70% at the last weeks…all shop from Zara, H&M do
the same thing…..
BUT, I always cannot catch it…for some reasons…in january is the exam period so we have to choose …..
Last July was my defense and went back home…………
This
time I have to work whole day just like other people……………and have to
finish my thesis…………………………….and the main reason is money….solden comes
when no more money at my pocket…now it finished and i got nothing..again……….

AADC

July 25th, 2007 by hafidztio

AADC (Ade Ape Dengan Cuaca)

Tahun ini memang agak aneh Kang Cuaca bertingkah……

November
th lalu sampai januari thn ini yang katanya orang2 dan teori adalah
winter season, ngak terasa seperti winter sebelumnya. Om Salju yang
ditunggu2 anak2ku hanya mampir" 2 kali dan suhu punrata-rata msih
diatas nol…jauh dibandingkan winter thn 2005 ketika itu suhu sampai –9
drjt C. Salju di beberapa tempat wisata musim dingin spt pegunungan
Alpen di Swiss pun tak datang hingga dibuat salju buatan agar wisatawan
tetap ‘happy’.

 

Musimpun
berganti dan saat spring datang…panas yang yang melebihi normal spring
temperature mampir di Belgia dan daerah sekitarnya selama hampir 3
minggu…perlu diketuhi bahwa spring adalah waktu petani bercocok
tanam..saat itu para petani disini kebingungan karena panas yg
berlebihan serta hujan yg tak kunjung datang…bisa membuat pertanian
gagal…

Hal
ini juga berimbas ke wisata alam spring, seperti Taman Bunga Keukenhof
di Belanda yang dengan terpaksa memetik bunga-bunga yang ada sebelum
waktunya untuk menghindari bunganya kering sehingga tak laku dipasaran….

Sehingga sewaktu kami datang ke keukenhof, hanya dedaunan lesu yang kita pandangi….

NAh
sekarang nih yang teorinya summer alias musim panas, tanda-tanda panas
pun tak ada khususnya di belgia dan sekitarnya…mendung, hujan, storm,
pun membayangi langit belgia…

bahkan kita masih sering memakai jaket ketika keluar rumah dan menyalakan penghangat di rumah….

 

Hal
ini berbeda jauh dengan summer tahun lalu ketika Worlc Cup di
Jerman,…..kita semua kepanasan bahkan waktu malam susah tidur karena
saking panasnya meski jendela sudah dibuka…dan saat itu aku nonton WC
di lapangan terbuka dan hampir semua org naked karena panasnya dan aku
sendiri menjadi tambah hitam legam karena sengatan matahari…….

Summer
kali ini di eropa sungguh berbeda2…di banjir besar pun menghapiri UK
(kalo di indo especially JKT ini biasa) , daerah belgia, belanda dan
sekitarnya hujan badai dan suhu dingin..sedangkan di negara2 eropa
selatan seperti yunani, Serbia, hawa yang sangat panas hingga 42 drjt
membuat mereka kalang kabut dikarenakan kebakaran hutan (kalo di indo
ini juga udah biasa) dan banyak yang meninggal dikarenakan suhu yg
terlalu tinggi tsb. Berita terbaru: Pihak
Departemen Kesehatan Hongaria mengatakan Rabu akibat gelombang panas
yang melanda negara itu akhir-akhir ini telah menyebabkan 500 orang
meninggal…

Apakah ini karena “Global Warming”, ataukah karena sebab lain?

Jangan tanyakan pada rumput yang bergoyang….


Wallahu a’lam bishshawab,

Diantara 2 pilihan (lagi)……

July 21st, 2007 by hafidztio

Kejadian yang sama dengan 2 tahun yang lalu terulang lagi…

Tahun 2005, aku lulus beasiswa STUNED (belanda) dan VLIR (belgia)..akhirnya aku pilih belgia karena beberapa alasan.

 

Kini pilihan itu terulang lagi:

Sebuah Universitas di Belanda menawariku untuk PhD disana dan aku sudah menyanggupinya…

Namun kemudian datang tawaran PhD dari kampus dimana aku kuliah sekarang…….

Hik2 bingung…..

Help me make a choice ya Allah….

Istri cerewet…? berikut solusinya

July 19th, 2007 by hafidztio

             

             

               

             

             

               

             

             

               
Renungan untuk suami-suami: Bila Istri Cerewet   
Oleh : Ahmad Bustam
 
               

Adakah istri yang tidak   cerewet? Sulit menemukannya. Bahkan istri Khalifah  sekaliber Umar bin   Khatab pun cerewet.

Seorang
laki-laki berjalan tergesa-gesa. Menuju kediaman khalifah Umar bin
Khatab. Ia ingin mengadu pada khalifah; tak tahan dengan kecerewetan
istrinya. Begitu sampai di depan rumah khalifah, laki-laki itu
tertegun. Dari dalam rumah terdengar istri Umar sedang ngomel,
marah-marah. Cerewetnya melebihi istri yang akan diadukannya pada Umar.
Tapi, tak sepatah katapun terdengar keluhan dari mulut khalifah. Umar
diam saja, mendengarkan istrinya yang sedang gundah. Akhirnya lelaki
itu mengurungkan niatnya, batal melaporkan istrinya pada Umar.

Apa
yang membuat seorang Umar bin Khatab yang disegani kawan maupun lawan,
berdiam diri saat istrinya ngomel? Mengapa ia hanya mendengarkan,
padahal di luar sana, ia selalu tegas pada siapapun?

Umar berdiam diri karena ingat 5 hal. Istrinya berperan   sebagai BP4. Apakah    BP4 tersebut?

1. Benteng Penjaga Api   Neraka

Kelemahan
laki-laki ada di mata. Jika ia tak bisa menundukkan pandangannya,
niscaya panah-panah setan berlesatan dari matanya, membidik tubuh-tubuh
elok di sekitarnya. Panah yang tertancap membuat darah mendesir,
bergolak, membangkitkan raksasa dalam dirinya. Sang raksasa dapat
melakukan apapun demi terpuasnya satu hal; syahwat.

Adalah
sang istri yang selalu berada di sisi, menjadi ladang bagi laki-laki
untuk menyemai benih, menuai buah di kemudian hari. Adalah istri tempat
ia mengalirkan berjuta gelora. Biar lepas dan bukan azab yang kelak
diterimanya Ia malah mendapatkan dua kenikmatan: dunia dan akhirat.

Maka,
ketika Umar terpikat pada liukan penari yang datang dari kobaran api,
ia akan ingat pada istri, pada penyelamat yang melindunginya dari
liukan indah namun membakar. Bukankah sang istri dapat menari,
bernyanyi dengan liuka yang sama, lebih indah malah. Membawanya ke
langit biru. Melambungkan raga hingga langit ketujuh. Lebih dari itu
istri yang salihah selalu menjadi penyemangatnya dalam mencari nafkah.

2. Pemelihara Rumah

Pagi
hingga sore suami bekerja. Berpeluh. Terkadang sampai mejelang malam.
Mengumpulkan harta. Setiap hari selalu begitu. Ia pengumpul dan
terkadang tak begitu peduli dengan apa yang dikumpulkannya. Mendapatkan
uang, beli ini beli itu. Untunglah ada istri yang selalu menjaga,
memelihara. Agar harta diperoleh dengan keringat, air mata, bahkan
darah tak menguap sia-sia Ada istri yang siap menjadi pemelihara selama
24 jam, tanpa bayaran.

Jika suami menggaji
seseorang untuk menjaga hartanya 24 jam, dengan penuh cinta, kasih
sayang, dan rasa memiliki yang tinggi, siapa yang sudi? Berapa pula ia
mau dibayar. Niscaya sulit menemukan pemelihara rumah yang lebih
telaten daripada istrinya. Umar ingat betul akan hal itu. Maka tak ada
salahnya ia mendengarkan omelan istri, karena (mungkin) ia lelah
menjaga harta-harta sang suami yang semakin hari semakin membebani.

3. Penjaga Penampilan

Umumnya
laki-laki tak bisa menjaga penampilan. Kulit legam tapi berpakaian
warna gelap. Tubuh tambun malah suka baju bermotif besar. Atasan dan
bawahan sering tak sepadan. Untunglah suami punya penata busana yang
setiap pagi menyiapkan pakaianannya, memilihkan apa yang pantas
untuknya, menjahitkan sendiri di waktu luang, menisik bila ada yang
sobek. Suami yang tampil menawan adalah wujud ketelatenan istri. Tak
mengapa mendengarnya berkeluh kesah atas kecakapannya itu

4. Pengasuh Anak-anak

Suami
menyemai benih di ladang istri. Benih tumbuh, mekar. Sembilan bulan
istri bersusah payah merawat benih hingga lahir tunas yang
menggembirakan. Tak berhenti sampai di situ. Istri juga merawat tunas
agar tumbuh besar. Kokoh dan kuat. Jika ada yang salah dengan
pertumbuhan sang tunas, pastilah istri yang disalahkan. Bila tunas
membanggakan lebih dulu suami maju ke depan, mengaku, ?akulah yang
membuatnya begitu.? Baik buruknya sang tunas beberapa tahun ke depan
tak lepas dari sentuhan tangannya. Umar paham benar akan hal itu.

5. Penyedia   Hidangan

Pulang
kerja, suami memikul lelah di badan. Energi terkuras, beraktivitas di
seharian. Ia butuh asupan untuk mengembalikan energi. Di meja makan
suami Cuma tahu ada hidangan: ayam panggang kecap, sayur asam, sambal
terasi danlalapan. Tak terpikir olehnya harga ayam melambung; tadi bagi
istrinya sempat berdebat, menawar, harga melebihi anggaran. Tak perlu
suami memotong sayuran, mengulek bumbu, dan memilah-milih cabai dan
bawang. Tak pusing ia memikirkan berapa takaran bumbu agar rasa pas di
lidah. Yang suami tahu hanya makan. Itupun terkadang dengan jumlah
berlebihan; menyisakan sedikit saja untuk istri si juru masak. Tanpa
perhitungan istri selalu menjadi koki terbaik untuk suami. Mencatat
dalam memori makanan apa yang disuka dan dibenci suami.

Dengan
mengingat lima peran ini, Umar kerap diam setiap istrinya ngomel.
Mungkin dia capek, mungkin dia jenuh dengan segala beban rumah tangga
di pundaknya. Istri telah berusaha membentenginya dari api neraka,
memelihara hartanya, menjaga penampilannya, mengasuh anak-anak,
menyediakan hidangan untuknya. Untuk segala kemurahan hati sang istri,
tak mengapa ia mendengarkan keluh kesah buah lelah.

Umar
hanya mengingat kebaikan-kebaikan istri untuk menutupi segala cela dan
kekurangannya. Bila istri sudah puas menumpahkan kata-katanya, barulah
ia menasehati, dengan cara yang baik, dengan bercanda. Hingga tak
terhindar pertumpahan ludah dan caci maki tak terpuji.

Akankah
suami-suami masa kini dapat mencontoh perilaku Umar ini. Ia tak hanya
berhasil memimpin negara tapi juga menjadi imam idaman bagi
keluarganya.

WallahuAlam.

Kenapa yah doa kita g terkabulkan?

July 19th, 2007 by hafidztio

Seorang sufi yang hidup abad VIII M bernama Ibrahim bin Adham pernah
berpidato dihadapan orang banyak/jamaahnya yang kebanyakan dari mereka
nyaris berputus asa karena doanya yang sudah lama belum dikabulkan.
Ibrahim bin Adham mengatakan setelah memberi salam, memuji kepada Allah
SWT, dan membaca shalawat atas Nabi Muhammad SAW ; "Doa Anda tidak
dikabulkan karena sepuluh sebab, yaitu" :

  1. "Kalian mengenal Allah, tetapi tidak mendatangkan hak-Nya".
  2. "Kalian membaca Alquran, tetapi tidak mengamalkan isinya".
  3. "Kalian mengatakan musuh setan, tetapi kalian mengikuti dan bersesuaian dengannya".
  4. "Kalian mengatakan menjadi umat Nabi Muhammad, tetapi tidak mengikuti
    jejak dan perbuatannya" .
  5. "Kalian menginginkan masuk surga, tetapi tidak berbuat yang menghantarkannya" .
  6. "Kalian ingin selamat dari neraka, tetapi justru mencampakan diri kalian kedalamnya".
  7. "Kalian mengatakan bahwa mati itu pasti, tetapi tidak mempersiapkan bekal untuk mati".
  8. "Kalian sibuk memperhatikan aib/kejelekan saudara-saudaranya, tetapi
    tidak memperhatikan aib/kejelekan diri sendiri".
  9. "Kalian makan nikmat dari Tuhan kalian, tetapi tidak bersyukur kepada-Nya".
  10. "Kalian ikut mengubur orang mati, tetapi tidak mengambil pelajaran dari padanya".

sumber: milis DT yg dikutip dari buku : Menjaga Cinta dan Ridha Allah yang Abadi(Sebuah Renungan Diri)

saatnya taubat

July 18th, 2007 by hafidztio

“Sesiapa yang mengerjakan kebaikan, maka untuknya sepuluh kali ganda pahala,
bahkan mungkin lebih. Sesiapa yang berbuat kejahatan, maka dibalas
dengan satu dosa, bahkan mungkin diampuni. Dan sesiapa yang
menghampiri-Ku (Allah) sejengkal, Aku akan menghampirinya sehasta.
Sesiapa
yang datang kepada-Ku berjalan, maka Aku akan berlari kepadanya.
Sesiapa yang menghadap kepada-Ku dengan dosa sepenuh isi bumi,
sedangkan dia tidak menyekutukan Aku dengan sesuatu apa pun, nescaya
Aku akan menemuinya dengan keampunan sebesar itu pula.”
(Riwayat Muslim).

 

 

 

Dari Abi Hurairah r.a. bahwa Rasulullah Saw bersabda:

 

"Allah
SWT berfirman: " Aku sesuai dengan persangkaan hamba-Ku kepada-Ku, dan
Aku akan bersamanya ketika ia berdzikir kepada-Ku, dan Allah SWT lebih
senang dengan taubat seorang manusia dari pada seorang kalian yang
menemukan kembali perbekalannya di padang tandus. Barangsiapa yang
mendekat kepada-Ku satu hasta maka Aku akan mendekat kepadanya satu
lengan, dan barang siapa mendekat kepada-Ku satu lengan maka Aku akan
mendekat kepadanya dua lengan, dan jika ia menghadap kepada-Ku dengan
berjalan maka Aku akan menemuinya dengan berlari".