Cepatlah besar..Aisya
Hari ini tepatnya 9 februari 3 tahun yang lalu, istriku berjihad melahirkan anak kami yg pertama, Aisya…Teringat saat itu bagaimana perjuangan istriku sementara aku hanya bisa memberikan semangat dan doa dengan terus mendampinginya…tanpa bisa berbuat banyak..saat itu kuserahkan semuanya kepada Yang Maha Penolong…
Alhamdulillah..Allah memberikan kami mutiara seberat 2.8 kg dan panjang 50cm…
Hilang sudah kesakitan yang sebelumnya diderita istriku tercinta dan berubah menjadi tawa dan tangis bahagia…aku pun tak tahan menahan airmata bahagia…
Saat itu akupun teringat kepada Ibundaku tercinta…dan aku sedikit mengerti bagaimana penderitaanya sewaktu melahirkanku…Mulai saat itu aku berjanji untuk selalu menyenangkan hatinya…
Aisya Armina Mumtaz Hafidz, itulah nama yg kuberikan kepada pujaan hati kami. Aisya adalah nama istri Rosulullah SAW, Armina (ARafah Mina) saat itu ayah bunda kami sedang menjalankan ibadah haji, Mumtaz (Sempurna) aku terispirasi saat berkunjung ke Taz Mahal yg megah dibangun untuk Ratu Mumtaz yg sangat jelita.
Hafidz adalah namaku yg diberikan oleh ayahku yang artinya Penjaga..Semoga Aisya menjadi sebaik namanya….
Tak terasa 3 tahun sudah kami merawat, mendidik Aisya, melewati masa2 sulit yang kami tahu ini merupakan sekelumit langkah dari perjalanan yang harus kami tempuh…
Kini Aisya sudah beranjak dewasa, sudah bersekolah, belajar bersosialisasi, hari2 kami dipenuhi pertanyaan dan cerita darinya..
Aisya, pelita hati kami, semoga engkau menjadi anak yg cantik akhlaknya, cerdas pikirannya, halus tutur kata, sholehah, shahidah diakhirnya. Doa dan Kasih sayang kami akan selalu menyertaimu….
ABi….