AADC

AADC (Ade Ape Dengan Cuaca)

Tahun ini memang agak aneh Kang Cuaca bertingkah……

November
th lalu sampai januari thn ini yang katanya orang2 dan teori adalah
winter season, ngak terasa seperti winter sebelumnya. Om Salju yang
ditunggu2 anak2ku hanya mampir" 2 kali dan suhu punrata-rata msih
diatas nol…jauh dibandingkan winter thn 2005 ketika itu suhu sampai –9
drjt C. Salju di beberapa tempat wisata musim dingin spt pegunungan
Alpen di Swiss pun tak datang hingga dibuat salju buatan agar wisatawan
tetap ‘happy’.

 

Musimpun
berganti dan saat spring datang…panas yang yang melebihi normal spring
temperature mampir di Belgia dan daerah sekitarnya selama hampir 3
minggu…perlu diketuhi bahwa spring adalah waktu petani bercocok
tanam..saat itu para petani disini kebingungan karena panas yg
berlebihan serta hujan yg tak kunjung datang…bisa membuat pertanian
gagal…

Hal
ini juga berimbas ke wisata alam spring, seperti Taman Bunga Keukenhof
di Belanda yang dengan terpaksa memetik bunga-bunga yang ada sebelum
waktunya untuk menghindari bunganya kering sehingga tak laku dipasaran….

Sehingga sewaktu kami datang ke keukenhof, hanya dedaunan lesu yang kita pandangi….

NAh
sekarang nih yang teorinya summer alias musim panas, tanda-tanda panas
pun tak ada khususnya di belgia dan sekitarnya…mendung, hujan, storm,
pun membayangi langit belgia…

bahkan kita masih sering memakai jaket ketika keluar rumah dan menyalakan penghangat di rumah….

 

Hal
ini berbeda jauh dengan summer tahun lalu ketika Worlc Cup di
Jerman,…..kita semua kepanasan bahkan waktu malam susah tidur karena
saking panasnya meski jendela sudah dibuka…dan saat itu aku nonton WC
di lapangan terbuka dan hampir semua org naked karena panasnya dan aku
sendiri menjadi tambah hitam legam karena sengatan matahari…….

Summer
kali ini di eropa sungguh berbeda2…di banjir besar pun menghapiri UK
(kalo di indo especially JKT ini biasa) , daerah belgia, belanda dan
sekitarnya hujan badai dan suhu dingin..sedangkan di negara2 eropa
selatan seperti yunani, Serbia, hawa yang sangat panas hingga 42 drjt
membuat mereka kalang kabut dikarenakan kebakaran hutan (kalo di indo
ini juga udah biasa) dan banyak yang meninggal dikarenakan suhu yg
terlalu tinggi tsb. Berita terbaru: Pihak
Departemen Kesehatan Hongaria mengatakan Rabu akibat gelombang panas
yang melanda negara itu akhir-akhir ini telah menyebabkan 500 orang
meninggal…

Apakah ini karena “Global Warming”, ataukah karena sebab lain?

Jangan tanyakan pada rumput yang bergoyang….


Wallahu a’lam bishshawab,

Leave a Reply