gimana sih kuliah di Uhasselt…?

July 12th, 2007 by hafidztio

Judul itu lah yang banyak ditanyakan temen2 kantor dan berikut cuplikan jawabanku atas pertanyaan itu:


kalo
cerita gimana kuliah disini ehm…berat bgt…Mieke yg tau dan ngebandingin
sama waktu dia dulu ambil master di IPB g ada apa2 nya……

 

 

 

Kalo
tahun lalu sewaktu Applied Statistics  sih agak “sedikit santai”
karena beberapa materinya sudah aku dpt dulu waktu S1 dan memang
pemanasan aja kali…meskipun menurutku waktu itu sudah berat karena
program master di genjot dalan 1 thn…

 

 

 

Bedanya
disini dan kul di indo tuh mungkin kalo disini kebanyakan tugas2nya
berbentuk paper2 dan g hanya satu per course, tapi minimal 3 lah dan
paper2 itu musti full spt publikasi, so kita yg boro2 dulu nulis di
indo, terpaksa harus nulis dan dalam bhs inggris lagi…..

 

Dan
ujian dr setiap course beda2 ada yg written (sedikit) oral/defense
(kebanyakan seperti ini) dan kedua2nya…..Nah temen2 yg lain sudah biasa
menulis, dan kuliah dlm bhs inggris…kita yg baru kenal bhs inggris
yah jadinya gelagapan….

 

 

Untuk
mencari bahan2 kuliah selain dari course note, internet merupakan
sumber terbesar utk materi2 scientific, dan kalo search nya di
perpustakaan kampus, kita bias mengkases beberpa journal yg harus
bayar, ini karena univ kita sudah langganan journal tsb. Tapi kalo aku
plg males ke perpus, thn lalu cuma sekali ke perpus….he2 mendingan
seach di internet…..

   

 

 

Nah
kalo tahun ini, Master di bidang Biostatistics, program ini mah berat
bgt….karenanya mulai tahun depan dibuat jadi 2 thn karena bbrp th ini
byk student yg g survive di program ini.

 

 

 

Untuk
program ini, assignmentnya hampir tiap minggu per course, 1 term (3
bln) ada 4 courses. So practically every weeks 4 papers should be
submitted, imagine!!!!! pusing sampe2  weekend aja harus dikampus…….


 

Wah
itu paper2 kalo di bikin jurnal udah bejibun kali…Cuma g tau aja nih mo
taruh dimana, dan males ditranslate ke bhs indo,,g ada waktu he2…..


Ujiannya g sekedar ujian, beberapa ujian  (sediikit) yg written..
kebanyakan presentasi dan defese (oral) …salah jawab dikit langsung
deh tuh wajah para professor jadi memerah dan nilai jadi merah pula….


dan
"Jangan pernah tanyakan NILAI !"" susah bgt dpt nilai bagus..boro2
mikir kumlod, bisa lulus aja syukur…g tau nih aneh para dosen pelit
amat ngasih nilai, perasaan dulu aku waktu ngajar g pelit2 amat ngasih
nilai ke mahasiswa.

 

 

 

Tapi
yang jelas karena kuliah disini aku jadi terbiasa deal sama software2:
SAS, R, SPLUS WINBUGS, 1stbayes, MATLAB etc……dan semua itu command
base, g kyk SPSS or MINITAB yg tinggal klik sana sini…….

 

 

 

Satu
yg beda banget yakni internet….di kampus bisa konnek internet dimana
aja asal kita udah register (gratis loo) dan cepet pula…..


 

kalo
dirumah , dan untuk internetnya aku bayar sekitar Rp 500rb/bln, itu aku
bisa download max 12GB, dan kecepatan maksumal 10 MBps, yg kata temenku
kalo di indo udah jadi ISP.

 

So kalo mo donlot film mah tinggal tunggu bbrp secon….

 

 

 

Dan it is always connected, itu yg mieke aja kangen he2 krn dia bias surf berjam2 sama ngisi blognya yg dulu waktu di indo dia buta sama sekali he2….


itu aja dulu dah….

banyak yg diceritain sih tapi puyeng nyeritainnya….


Insya Allah aku masih di Eropa hingga 4 th ke depan…


wassalam

hari2 pertama di JnJ Research Center

July 10th, 2007 by hafidztio

Yah..
akhirnya setelah 2 hari penundaan karena fever, aku mulai rabu kemarin
mulai masuk ke perusahan international, Janssen Pharmaceutical Research
and Development, Johnson & Johnson Research Center, Beerse Belgium,
untuk mengerjakan Summer projectku (thesis). Area officenya luas dan
bersih dan yg jelas g terlalu byk org berlenggang ria di luar gedung..
soalnya pada di ruang masing2…

Aku
“ngantor” selama 2 bulan kedepan di bagian Research and Development,
Departemen BCI (Biometris and Clinical Informatics) kl g salah he2….

Supersivorku
baik sekali, aku diberikan tempat berkerja sendiri satu “kotak dengan
seorang pegawai yg kebetulan juga mahasiswi part time di kampus”. Meja
bagus, laptop, dan peralatan kantor sudah siap tersedia. Kalo mo coffe,
teh or capucino tinggal pergi ke mesin yg terdekat (rajin deh minum teh
anget..gratiiiiiiiiiis).

Hari
pertama dikenalkan dengan beberapa teman satu ruangan. Dan kebetulan
ada bos yg memang juga dosen favoriteku, prof. Geys. Kemudian
ditunjukkan ruang kantin yg kalo jam makan siang kita kesana dan boleh
ambil apaa aja he2 ….dan GRATIS….dan karena jatahnya banyak sebagian
aku bawa plg utk makan malam, eit bukan cuma aku aja loo hampir semua
pegawai gitu kok…itu aja diajarin sama supervisor ku he2…

Enak banget kerja disiini, semua fasilitas tersedia dan makan siang gratis…

Dikantorku
dimana aku udah bekerja hampir 5 thn, boro2 dikasih laptop buat
sendiri, komputer (PC) aja harus berbagi….. minum dan makan siang harus
pergi ke RANCAK (padang food hik kangen) dan g gratis he2….

Karena
letak Beerse yg cukup jauh dari tongeren, kota dimana aku tinggal, maka
aku harus stay disini untuk weekdays dan weekend aku plg ke tongeren…

Biaya kost dan transport semuanya ditanggung oleh JnJ.

 

Wah
memang ini tempat yg cocok buat kerja, mana cutinya setahun 7 minggu
lagi he2 mana ada perusahan swasta di indo cuti segitu byk yg ada di
pecat ………………

Jam masuk kantor g fix, boleh masuk antara jam 7.14 sampe 9.15, dan 8 jam di kantor, abis itu terserah mo plg apa nginep he2….

Hari2
pertama aku hanya diberi penjelasana project yg sedang dilakukan dan
diberikan bahan2 bacaaan serta data yg buanyuaak dan kita harus
mengerti apa aja yg diinginkan dan diperlukan…ehm sekarang masih dalam
proses explorasi dan manipulasi data (manipulasi bukan manipulasi
konotasi jelek loooo)……

Yah masih banyak yg harus dikerjakan….

sambut ujian

June 25th, 2007 by hafidztio

Kuliahku di indo dan di belgi ternyata ada bbrp hal yg g berubah dalam menghadapi ujian;

1. mengkompilasi semua catatan dan copy yg kurang2….terutama dari teman2 yg rajin…….
2. copy s
emua soal ujian thn 2 sebelumnya *utk written exam, kali2 mirip..gitu…meski sering totally different…….
dua point diatas juga dilakukan t
eman2 yg lain he2…jadi tuh mesin fotocopy jd sering antri….

3. belajar sana sini……….tanya sana sini..he2…..
4. sist
em kebut semalam masih applicable

namun bedanya 
1. kar
ena kita sudah melakukan bbrp project dan paper2…aku sudah "terpaksa " belajar sebelum saat ujian tiba….

2. karena sering ujiannya berbentuk presentasi dan defense,  kita harus bljr bagaimana prenstasi yg baik dan yg jelas PD akan bhs inggris kita yg belepotan g karuan….

3. b
elajar berdiskusi dan debat, dangan kolega dan dengan para professor  {ini yg plg menakutkan he2}

dan yg jelas harus bersiap menerima hasil ujian apa adanya….{yg ini susah juga he2}

kujemput untuk kutinggalkan

June 25th, 2007 by hafidztio

Istriku, Aisya dan Danish summer thn lalu aku jemput untuk menemaniku utk
study. Pada awalnya semua berjalan seperti yg diinginkan..bermain dan
bercengkrama dengan mereka…asyiknya…
Namun hal ini mulai berubah
semenjak workload kuliahku meningkat tajam..Hampir setiap minggu
minimal 3 paper yg harus dikumpulkan…(full paper). dan juga harus
dipresentasikan..wuih
hampir setiap hari (8pagi -7sore) aku berada di kampûs untuk mengerjakan project 2 yg terus memborbardir…..
bahkan
sering kali sabtu dan minggu aku tidak berada ditengah2 para buah
hatiku….dan terpaksa lebih memilih berdiskusi dengan teman2 guna
terlaksananya project..dan selesai saat deadline tiba…
saat ini ujian period sedang berlangsung..bbrp project masih harus dikerjakan…jadilah tetap saja diriku jadi milik Lab.
Wuih ..belum pernah selama hidupku dikejar2 deadline spt ini…dulu kuliah santai dan senda gurau saja…

Dan
yg lebih menyedihkan bagiku adalah mulai juli hingga agustus aku harus
stay di Bersee  4 jam dr tongeren untuk Summer project ku di Jansen Pharma…

Yah mereka aku jemput untuk kutinggalkan…
hik2 sedih………….

R nya Aisya

June 12th, 2007 by hafidztio

Beberapa hari ini aku perhatikan Aisya mulai berucap R namun dengan
pengucapan R sebagaimana orang2 flanders/netherlands
mengucapkannya….R nya beda dengan R Indonesia yg jelas dan di
lidah…Aisya mengucapkannya di tenggorokan…..ERHHH…..seperti itu..

Wah
akupun mulai mengajarkannya R indonesia jangan sampai dia g bisa R
indonesia..bisa2 nanti kalo pulang keluarga ku jadi heran karena R nya
seperti R cadel……..

pesan utk para suami…..

May 30th, 2007 by hafidztio

Rosululloh S.A.W bersabda : “INNA MIN AKMALIL MU’MINIINA IIMAANAN AHSANUHUM KHULUQON WAALTHOFUHUM BIAHLIHII. ”

 

Artinya:
”Sesunguhnya diantara kesempurnaan keimanan orang mukmin adalah mereka
yang lebih bersikap kasih sayang (berlaku lemah lembut) terhadap
istrinya. ” (riwayat Turmudzi dan Hakim dari Aisyah)

  Rasulullah
S.A.W bersabda:  “ Sebaik-baik orang diantara kamu adalah mereka yang
paling bagus terhadap istri-istrinya. Dan aku adalah orang yang terbaik
diantaramu terhadap keluarga (istri-istri)ku. ” (Riwayat Ibnu Hibban).

did u know that..?

May 18th, 2007 by hafidztio

Did u know that to make a new drug, it need at least 8 years
developing and around  400 million euro? For
acute treatment 8 - 10 years development and for chronic treatment around 12 years. There are several stage
in New Drug Development & Monitoring:

Pharmaceutical
development

In this stage the main interest is to discovery of compound; synthesis
and purification of drug substance; manufacturing
procedures.

Preclinical
(animal) studies

The next step is to find  pharmacological profile; acute toxicity; effects of long-term usage. This study
applies in animals.

Then the official institution investigate the New Drug Application

Next step is to study the effect of the drug in human: Clinical
Trials ( four Phases)

¨ phase I trials, small
study and only focus on safety
of the drug

¨ phase II trials, medium
size; f
ocus on safety and short-term efficacy;

¨ phase III trials large and
comparative; f
ocus on efficacy and cost benefits

¨ phase IV trials/study, New Drug Application, Postmarking surveillance,  “real
world” experience; demonstrate
cost benefits; rare adverse
reactions.

nggak siap

May 3rd, 2007 by hafidztio

Kemarin aku punya dua kelas yang melelahkan, di pagi hari
Bayessian Data analsis dan setelah makan siang Clinical Trials.

Untuk kelas pertama no problem in the class, meski diselingi
dengan tidur sesaat dikala sang prof menerangkan. Untuk kelas kedua clinical
trials biasanya di mulai dengan presentasi group paper yg dibarengi dengan
pertanyaan2 seputar materi presentasi dan general knowledge, kelompok dan
student yang maju dipanggil secara acak. Saat pertemuan pertama groupku
dipanggil dan maju alhamdulillah bukan aku. Kemarin adalah pertemuan kedua, aku
berekpektasi kalo peluang groupku akan dipanggil kecil,

kan

sudah minggu lalu..pikirku…jadi materi
yg akan dipresentasikan aku g telalu dalami dan pahami..yg penting udah
kumpulin…pikirku…..Memang bbrp hr ini M (malasku ) lg datang.

Ternyata, saat sang prof memanggil Terpidana pertama: “Lets
hear presentation from PRAMANA, Setia.!” Langsung deh hati terhenyak dan
jantung luluh lantak…..teman2 yg tahu my expectation and tau juga kalo aku g
siap pada ketawa2 aja…..

Alhamdulillah aku bisa meng handle diri dan suasana meski dengan
persiapan hampir nol hingg akhirnya presentasiku not my best, dan saat sang
professor melontarkan pertanyaan2,  banyak aku kira2 jawabannya he2….

 Untuk kejadian diatas, aku g terlalu ambil pusing,

kan

bisa ada ujian ulang
lagi kalo aku gagal di matakuliah ini. Tapi yang menggangu pikiranku adalah,
Persiapanku akan sesuatu yg pasti datang, KEMATIAN!!!….

Untuk sesuatu didunia kita banyak mempersiapkan bekal, kalo
jalan2 uang dan makanan, kalo presentasi, ilmu, dll…dan kalo kejadian didunia
mungkin kita bisa mengulangnya tapi kalo meninggal?…..

 Allah SWT
telah mengingatkan kita semua tentang kematian:

 Katakanlah: "Aku tidak berkuasa mendatangkan kemudaratan dan tidak
(pula) kemanfaatan kepada diriku, melainkan apa yang dikehendaki Allah."
Tiap-tiap umat mempunyai ajal. Apabila telah datang ajal mereka, maka mereka
tidak dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak (pula) mendahulukan
(nya).
[QS:10.49]

 Kalo memang sudah jatahnya meninggal yah meninggal….itu kata
byk org….memang betul…namun yg harus dipersiapkan adalah bekal kita untuk
menyambut kematian. Rosulullah SAW berpesan kepada kita akan bekal yang harus
dipersiapakan:

 “Bila anak adam meninggal dunia, semua amalnya terputus kecuali tiga
hal; sodaqoh jariah, ilmu yang bermanfaat dan anak sholeh yang senantiasa
mendoakannya”…

Nah simple ternyata bekalnya bukan?

Semoga kita termasuk orang-orang yg bersiap akan datangnya
kematian, dan mendapatkan khusnul khotimah…

Amin……….

Paris Trip, 1st day

April 20th, 2007 by hafidztio


To
see closely Eiffel tower was one of my wife dreams. One month ago,
Thalys news letter was in my mailbox and advertised red day promotion,
to Paris only 19 euro one way. Regular price vary from 30 to around 80
euro. I booked the ticket, but the some
reasonable price hotels were fully booked since it was holiday, fortunately one was available for us.

 


Tuesday 3 april 11.45AM we headed to paris using a high speed train, Thalys. Travel time from Brussels midi/zuid station to Paris Gare du Nord is normally 1 hour, 22 minutes, for a distance of approximately 300 km Peak speed of thalys is 300 km/h on a dedicated high-speed railway track.

 

 

After arrival around 12 o’clock, I bought one-day
ticket for transportation in Paris, it’s around 8 euro, for three days
around 18 euros, but your need photograph required. In the locket you
can also ask for free map.Then, we went to the hostel to put some bags. It is located near place monge metro station so easily to reach.

 


From
hotel by foot the first site visited was Pantheon but nothing special,
then we reached Notre-Dame de Paris. Notre Dame de Paris is a Gothic
cathedral on the eastern half of the Île de la Cité in Paris, France.
It is widely considered one of the finest examples of French Gothic
architecture. It was restored and saved from destruction by
Viollet-le-Duc, one of France’s most famous architects. It is also
famous by story of The Hunchback of Notre Dame the novel by Victor
Hugo. We’re nit interested to go inside, juts taking pictures and rest
around one hour there. Around there you can find also Ile de la Cite, La Conciergerie, Saint Chapelle, Musee National du Moyen-Age-Thermes de cluny and Hotel de ville.

 

 


Since
limited time we took metro number one to Charles de Gaulle etoille,
where Arc de Triomphe located. Planned by Napoleon as a military
monument to his military prowess and designed by Jean Chalgrin in 1806,
it stands over 51 meters (165 feet) in height and is 45 meters wide.
Beneath it you can find eternal flame in the Tomb of the Unknown
Soldier. Remember, to reach the arch don’t cross the street since it is
a busy intersection of 8 roads, use underpass located in the
Champs-elysees. You can also reach the top. It is suggested to walk
along the Avenue des Champs-Elysées, the traditional end of the last
stage of the Tour de France. But we didn’t have time for it.

After taking several ‘evidence’, metro number 6 brought us to Bir Hakeim station, few meters from the famous tower.

 


At
the first sight, nothing special like what we imagine in Eiffel tower,
just a pile of iron. The Eiffel Tower (La Tour Eiffel) is an iron tower
built from 18.000 metal section on the Champ de Mars and one of the
tallest structures in Paris and possibly one of the most recognized
monuments in the world. Named after its designer, engineer Gustave
Eiffel, it is the most visited monument in the world. Including
the 24 m (78.7 ft) antenna, the structure is 324 m (1,063 ft) high
(since 2000), which is equivalent to about 81 levels in a conventional
building. Constracted in 1887. The structure of the Eiffel Tower weighs
7,300 tons. There are 1,665 steps (360 to the first level, another 359
to the second).

 

 

Walking around it and taking pictures spend our last energy. Long line of people want to go up made us cancel to see Paris from the top of Eiffel. There
are three levels, first levels you can reach it by climbing the stairs
about 5 minutes. I didn’t go there since I brought small kids. Second
level you have to use elevators. The third level is the highest one,
but not recommended except its clearly day.
To
get nice picture, we walked to Trocadero, but we stopped in the park in
front Trocadero since my wife energy was vanished. But finally we could
make nice pictures from it using our tripod.

I promised to Aisya and Danish that we will take boat trip along the Seine river in Paris. The
seine runs 774 km /481 miles and was used by 700 Viking to invade
Paris. Around 7 PM we took the trip although the sun started hiding.
There are several boats, we choose the one with English guide and pay
10 euro/person. Also long line to get inside the boat since it can load
more than 500 passengers. The trip take around 1 hour. It was very
nice trip. You can see the most beautiful part of Paris from the boat
such as Musee du Louvree, ancient and modern bridges. After jump off on
the dock we saw the golden Eiffel.

Many
people say that Eiffel tower in the night when every girder is
illuminated is gorgeous, that is true. But you better to see it with
sparkling light in very hour. We were so exhausted then we went to hostel to take a rest.

IPDN lagi IPDN lagi..g kapok2 yaah

April 9th, 2007 by hafidztio

TRAGEDI IPDN.
Wajah pendidikan kedinasan milik pemerintah kembali
tercoreng. Kali ini giliran Cliff Muntu, Praja Madya tingkat dua
akhirnya harus menghembuskan nafas terakhir akibat penganiayaan yang
dilakukan para seniornya di kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri
(IPDN) yang dulu bernama STPDN di Jatinangor, Sumedang Jawa Barat.
Entah kesalahan apa yang dibuatnya hingga seniornya tega melakukan
penganiayaan yang berbuntut pada kematian.

Dari hasil otopsi yang
dilakukan oleh Tim Forensik RS Hasan Sadikin Bandung ada beberapa luka
di tubuh Cliff Muntu, seperti jantung memar, pendarahan di jantung dan
buah zakarnya bengkak. Selain itu, ditemukan pembengkakan pada
paru-paru, bibir dan punggung membiru serta memar di bagian kepala
kanan atas dan kiri belakang. Kepala Pusat Hukum dan HAM Mabes Polri,
Kombes Polisi Anton Tabah mengatakan, sudah seharusnya sistem
pendidikan di IPDN diubah. Jika tidak mau diubah, sebaiknya IPDN
dibubarkan.

Sementara salah seorang Dosen IPDN Inu Kencana menilai,
rusaknya sistem pendidikan di IPDN lebih disebabkan rendahnya moral
para pendidiknya. Pasalnya, banyak para dosen di IPDN moralitasnya
sangat rendah. Kasus kematian yang dialami Cliff Muntu memang bukan
yang pertama kali terjadi di IPDN. Jika kasus ini tidak ditangani
dengan serius niscaya kematian demi kematian akan terulang kembali.
Harapan orang tua agar anak-anaknya memperoleh pendidikan dan masa
depan yang baik akan dicekam rasa ketakutan. Oleh karenanya, pembinaan,
kontrol dan pendidik yang baik serta profesional di bidangnya mungkin
akan sedikit membenahi dan merubah citra sekolah yang selalu
digambarkan dengan kekejaman dalam mendidik siswa-siswinya